Fabulous dengan Bulu Mata Palsu

Vicky Laurentina bulu mata palsu

“I don’t wear false eyelashes everyday. But when I do, I mean a statement.” (Laurentina, blogger, 2016).

Jadi, waktu itu saya sedang dalam launching sebuah fashion store di Surabaya, dan saya menyeruak menghampiri komisaris store-nya untuk mewawancarainya buat keperluan blog saya. Banyak blogger lainnya yang juga mewawancarai dia pada saat itu, tapi saya rupanya berhasil membuat dia lebih antusias untuk menjawab pertanyaan saya. Setelah saya mengakhiri interview dan berjanji akan mengiriminy Whats App kalau sudah memuat artikelnya nanti, dia meminta saya mengingatkan dia lagi, dan secara spesial dia bilang, “Tolong nanti bilang sama saya, Mbak Vicky, Anda blogger yang pakai bulu mata (palsu)..”

Saya menggelegak ketawa, heran bagaimana caranya bulu mata palsu yang waktu itu saya kenakan bisa akan jadi pengingat buat dia, di antara blogger-blogger lain. Lalu dia bilang dengan simpelnya, dia suka model bulu mata palsu saya, hahaha..

Buat saya itu terasa jadi pujian karena saya nggak melakukan cukup banyak effort buat berdandan pada hari itu. Mestinya saya pasang make up rada extraordinary dikit, karena itu toh event fashion, di mana tamu-tamu yang hadir juga adalah perempuan-perempuan yang jelas menghargai tentang cara berpenampilan (bukan event konferensi tentang investasi yang orang-orangnya serius dan cuma mikirin uang, atau lebih parah lagi, event grand opening restoran yang tamu-tamunya jelas wajahnya belepotan makanan :-p). Tetapi berdandan kadang-kadang jadi pekerjaan yang menyita waktu untuk mamah muda seperti saya, karena saya masih punya bayi yang baru berumur setahun dan sedang ribet-ribetnya. Coba bayangkan, saya baru mau megang foundation saja, dia sudah menghampiri saya dan kepingin manjat-manjat meja rias untuk merampok botol parfum saya. Menggambar alis saja belum tentu sempat, apalagi mau melukis eye liner..?

Jadi untungnya saya punya trik jitu untuk berdandan cepat, atau lebih tepatnya lagi: mengubah muka saya jadi berbeda daripada biasanya, yaitu dengan memasang bulu mata palsu!

Kenapa Bulu Mata Palsu?

Read more

Mendidik Anak Kami Berani Eksplorasi

eksplorasi cara mendidik anak Fidel Fahmi

Fidel bikin saya keringetan semenjak dia bisa jalan sendiri. Kalau berada di tempat umum, dia menjelajah ke sana kemari dan nggak mau digandeng. Dia kepo pada tempat baru, orang baru, binatang baru, makanan baru, pokoknya semua yang baru. Saya pernah dibikin tengsin gegara dia towel-towel orang asing di mall lantaran tertarik lihat tas kerlap-kerlip orang … Read more

Hari-hari Momen Makan Pertama Anakku bersama MP-ASI

MP-ASI bayi belajar makan

Tantangan buat saya sebagai ibu yang merawat bayi itu sama saja seperti mamah-mamah muda lainnya: membuat bayi mau makan.

Ketika anak saya, Fidel, menginjak umur enam bulan, mendadak semua kelelahan saya selama dia menyusui eksklusif menjadi tidak ada artinya. Kalau selama enam bulan pertama Fidel hanya perlu menyusui dan tugas saya hanyalah tinggal buka baju dan membiarkannya minum sepuasnya, sekarang tugas saya pun bertambah karena saya harus mau membuatnya makan makanan selain ASI. Dan itu tidak gampang, karena dia harus berkenalan dengan metode makan selain mengisap cairan, beradaptasi dengan tekstur makanan baru, dan rasa makanan yang mungkin beda sama sekali dengan yang biasa dikonsumsi olehnya.

Read more