Pernah nggak bangun pagi dan melihat cermin, lalu yang nongol di cermin ternyata tambang minyaknya Pertamina?
Saya sering begitu. Setiap hari.
This blog loves discussing about content.
Dokter Vicky Laurentina menulis tentang isu-isu kesehatan dari pandangan ilmiah seorang dokter.
Kebanyakan yang ditulisnya adalah pandangan medisnya akan pengalamannya sendiri menjalani perawatan wajah, misalnya RF wajah dan black doll carbon laser.
Vicky juga bicara tentang skin care kesukaannya dari sudut pandang kedokteran, misalnya bagaimana merawat wajah bersisik dan melawan breakout jerawat.
Vicky juga menulis tentang klinik-klinik kecantikan yang didatanginya sendiri sebagai seorang konsumen, misalnya ERHA Tunjungan Plaza.
Artikelnya tentang pilihan minuman yang diberikannya kepada anak juga banyak dicari orang, misalnya minuman penambah serat.
Pernah nggak bangun pagi dan melihat cermin, lalu yang nongol di cermin ternyata tambang minyaknya Pertamina?
Saya sering begitu. Setiap hari.
Menurut saya, fase paling menyenangkan bagi orang tua pada masa tumbuh kembang anak adalah selama mereka belum berumur enam bulan. Asalkan kita kasih mereka ASI aja, urusan gizi anak akan beres. Jarang sakit-sakitan, beratnya naik terus, wooh..pokoknya ibunya happy deh.
Tapi tunggu ketika umur enam bulan itu sudah berlalu, teror itu pun dimulai. Pertanyaan-pertanyaan bernada waswas pun mulai berkecamuk di dada, dengan bunyi yang intinya begini: Apakah saya sudah kasih gizi anak ini dengan benar?
Pulang dari trip dua minggu mondar-mandir Bogor-Bandung minggu lalu bikin saya kecapekan banget. Tapi saya nggak sempat istirahat. Gimana mau selonjoran, lha saya sudah mulai harus balik jadi ibu rumah tangga lagi.
Yang cukup signifikan, semenjak balik dari sana, saya jadi rajin masak-memasak. Pasalnya, sepanjang di Bandung saya dapet inspirasi banyak menu dari nyokap. Makanya langsung kepingin dipraktekin semua supaya ilmunya nggak lupa.
Sebetulnya memasak di rumah (mertua) saya bukan kegiatan yang menyenangkan. Saya hampir selalu kepanasan deket-deket kompor. Memasak di Surabaya adalah cara efisien untuk membuka pori-pori segede-gede lobang gorong-gorong (dan kesempatan untuk menjejalkan masker ke atasnya).
Entah kenapa, baru rehat sedikit dari kompor, Fidel sudah keburu manggil-manggil minta dipasangin rel kereta api. Alhasil terpaksalah saya alih profesi menjadi pegawai dinas perhubungan supaya kereta si buyung bisa berjalan.
Dengan segala kesibukan ini, saya pun bertanya-tanya, “Kapan saya mau sempat merawat wajah saya?”