Liburan ke Lombok Lebih Ngirit dan Praktis

Melancong ke Lombok Utara

Satu hal yang sering makan waktu sewaktu lagi bikin itinerary liburan adalah, kalau habis pesan tiket pesawat online itu masih harus pesan hotel lagi. Atau bingung kalau ingin liburan ke destinasi tertentu, tapi bingung mesti pulang pergi naik pesawat lewat bandara mana.

Biasanya buat pesan tiket pesawat online ini saya mesti browsing-browsing dulu dari satu website penjual tiket ke website tiket lainnya demi cari harga termuah yang paling update. Di tiap website bahkan saya dalamin dulu, apakah website-nya nyediain promo buat harga tiket. Tiket itu biasanya sering promo kalau penerbangannya malem. Atau terbangnya antara Selasa, Rebo, Kamis, atau Jumat. Saya ini pinter kalau nyari-nyari harga promo yang tersembunyi, baik itu promo yang menggunakan kartu kredit tertentu, atau promo yang pakai kode diskon tertentu, atau promo yang hanya berlaku pada jam-jam tertentu.

Setelah dapat harga tiket yang termurah, ritual saya pun ganti menjadi browsing-browsing harga sewa kamar hotel. Browsing a la saya lebih ruwet lagi karena saya mesti sesuaikan filter pencarian hotelnya sesuai selera saya (sediakan sarapan yang reputasinya enak, ada kolam renang buat anak balita, lokasinya strategis, dan syukur-syukur ada servis tambahan selain sewa kamar doang). Termasuk juga apakah ada promo tersembunyi buat harga hotel (saya langganan newsletter dari sekitar 5-7 website pencari hotel, jadi saya tahu mana aja website hotel yang sedang promo minggu ini).

Lantaran ritual dua kali browsing ini, proses perancangan liburan bisa jadi lebih lama. Kadang-kadang browsing harga begini aja bisa makan waktu berhari-hari (apalagi ketika saya lagi browsing, tiba-tiba Fidel malah narik-narik tangan saya ngajak main mobil-mobilan). Sering banget durasi browsing saya justru lebih lama ketimbang jumlah hari liburannya, wkwkwkwk…

Read more

Jangan Ada Norak Sama Pesawat di Antara Kita

Prosedur naik pesawat adalah bawa bagasi yang bisa ditangani sendiri
Keluarga saya punya daftar hitam maskapai yang nggak bakalan dinaikin kalau harus naik pesawat. 😀

Saban kali ada yang bepergian naik pesawat di keluarga saya, yang ditanyain bukanlah “Berapa harga tiketnya?” tapi “Pakai maskapai apa?”

Ada jawaban-jawaban nama maskapai tertentu yang selalu ditanggapi dengan, “Hm..oh ya.” Gitu doang.

Tetapi ada juga jawaban nama maskapai tertentu yang langsung menimbulkan risiko, “Doh..gak ada pesawat lain tah kok harus pakai maskapai itu??”

Tata cara naik pesawat adalah bawa barang seperlunya
Sebisa mungkin kalau naik pesawat itu bawa 1-2 buah tas saja. Bukan gandol tas di sana dan nyangking tas di sini.

Read more