Ada masanya Bandung tempat saya tinggal dulu cuman jadi kota satelit doang dari Jakarta. Lantaran bandaranya Bandung itu kekecilan, sehingga nggak banyak maskapai bisa dapat tempat untuk memberangkatkan penumpangnya dari sini. Alhasil, jika orang sini mau terbang ke kota-kota yang rada anti mainstream, terpaksa transit dulu di Jakarta. Soalnya, pesawat menuju kota mana pun pasti ada yang berangkat dari Jakarta. Dan untuk ke Jakarta itu, pasti saya kudu pesan XTrans Jakarta dulu.
Cerita Travel Blogger Indonesia
Travel blogger Indonesia, Vicky Laurentina, bercerita tentang pandangannya mengenai perjalanan-perjalanan yang pernah dilakukannya.
Baca kesan Vicky tentang tempat-tempat unik yang pernah didatanginya, misalnya Rammang Rammang yang jadi primadona karst di Asia atau rest area di tol Salatiga yang mirip mall.
Baca juga cerita Vicky tentang mode transportasi yang unik di setiap daerah, misalnya bus andalan antara Makassar dan Toraja.
Vicky juga bercerita tentang detail geliat industri pariwisata, seperti misalnya balkondes di sekitar Borobudur.
Apa yang Kau Dapat dengan Tiket Masuk Candi Borobudur?
Suatu ketika, kakak saya yang kebetulan seorang dosen pariwisata, mengeluh kepada saya setelah melihat foto segerombolan vlogger yang lagi motret-motret biksu. Para biksu ini sedang beribadah di puncak Borobudur, dan para vlogger ini malah sibuk motret dengan blitz berkeliaran di sana-sini. Kakak saya mengeluh, “Apakah harga tiket masuk Candi Borobudur kudu dinaikkan supaya yang datang cukup turis-turis yang tahu tata krama aja, sehingga biksu-biksu itu bisa sembahyang dengan tenang?”
Sewa Mobil di Bali untuk Rombongan
Untuk ke Bali, berlibur bareng keluarga besar menurut saya lebih challenging ketimbang sekedar berlibur dengan pasangan dan anak. Soalnya makin banyak orang yang kudu diladeni, maka makin complicated. Salah satu urusan rumit ini adalah trik sewa mobil di Bali. Lepas kunci atau dengan supir? Mau mobil tipe apa? Pakai vendor mana?