Bikin Makanan khas Italia di Rumah

Saya mulai belajar makan makanan khas Italia semenjak 30 tahun yang lalu, ketika pizza masih baru-barunya dijual di Bandung tempat saya tinggal. Waktu itu, restoran kayak warung bergambar atap merah itu belum ada, tapi sudah ada orang berani jual pizza ukuran personal pan melalui mobil caravan nongkrong di Dago. Rasa bumbu paprika yang pungent bikin lidah saya jatuh hati, sehingga semenjak itu saya jadi suka menu-menu yang bau-bau Italia begitu.

Ibu saya mulai belajar masak spaghetti beberapa tahun kemudian. Yang sering dimasaknya, adalah spaghetti bolognese. Ibu saya sampai rajin nyetok 1-2 dus spaghetti di lemari. Bikin stok daging sapi cincang yang udah dibumbuin saus bolognese dan menyimpannya di kulkas, adalah jalan ninjanya kalau sedang tidak kepingin memasak.

Banyak benget masakan Italia yang saya suka, dan saya lumayan familiar dengan cita rasanya yang gurih dan melibatkan banyak rempah-rempah Timur Tengah berbau tajam kayak oregano, basil, dan lain-lain. Posting ini adalah round up tentang menu-menu Italia yang saya sukain. Siapa tau kamu juga suka 1-2 di antaranya?

Read more

Minum Bir tapi Halal

bir pletok

Resep bir pletok asal betawi cukup beragam dari waktu ke waktu. Pasalnya, banyak bahan dari bir pletok yang kini sudah jarang ditemukan, sehingga para pembuat bir ini terpaksa memodifikasi resepnya. Saban kali saya ke Jakarta, saya selalu nyari-nyari bir pletok. Tapi nggaaak pernah nemu-nemu. Ada kali saya bolak-balik mandir ke ibukota, tapi nyari minuman begini … Read more

Marketing Catering Rumahan Perlu Strategi di Segala Kanal

Kebanyakan catering merasa akan mudah memperoleh pelanggan hanya dengan mendirikan account Instagram, tapi kemudian sadar bahwa punya follower saja belum tentu bisa menghasilkan pelanggan baru. Padahal pemasaran catering pada masa pandemi kini tidak melulu hanya bersandar pada Instagram. Butuh banyak unsur yang mesti dikerjakan untuk membuat calon pelanggan menyadari keberadaan usaha catering tersebut. Maka kali … Read more